Judul: Pendekar-Pendekar Negeri Tayli
Pengarang: Jin Yong
Jumlah halaman: 3415
Penerbit: kangzusi.com ( http://www.ziddu.com/download/16423018/Pendekar2NegeriTayli-DewiKZ-Revisi_Lengkap.pdf.html )
Genre: fiksi, wuxia
Selesai baca: 22/12/2012
Rate: 4/5
Review:
Judul Pendekar-Pendekar Negeri Tayli ini dalam bahasa aslinya adalah 天龍八部 (di-Indonesiakan menjadi: Thian Long Ba Bu), yang dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai Demi Gods Semi Devils. Terjemahan dari Mandarin ke Inggris dianggap tidak terlalu tepat (bisa dilihat di entry wikipedia: sini); demikian pula terjemahan ke bahasa Indonesianya.
Setelah tiga kali usaha - dan gagal -, baru pada usaha keempat inilah buku ini berhasil kubaca sampai habis. Ada dua faktor utama penyebab hal ini: yang pertama adalah karena panjangnya cerita yang menuntut cukup waktu untuk bisa menamatkannya; yang kedua adalah karena terbatasnya sumber cerita yang komplit dan bisa/mudah diakses: buku versi lama biasanya sudah jelek dan rusak karena dimakan usia, buku baru lumayan mahal, pdf versi lama biasanya juga tidak lengkap. Setelah waktu luang dan pdf versi lengkap ada, barulah kerinduan untuk menyelesaikan buku ini tersampaikan.
Sabtu, 22 Desember 2012
Rabu, 14 November 2012
Pramoedya Ananta Toer - Rumah Kaca
Judul: Rumah Kaca
Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Jumlah halaman: 359
Penerbit: Hasta Mitra
Genre: fiksi
Selesai baca: 13/11/2012
Rate: 5/5
Review:
Buku ini merupakan buku terakhir dari seri Pulau Buru karya Pramoedya. Review seri-seri sebelumnya bisa dibaca di sini: buku pertama, buku kedua, dan buku ketiga.
Setelah di tiga buku pertama cerita digulirkan dari sudut pandang Minke, buku keempat ini mendadak mengubahnya menjadi dari sudut pandang Jacques Pangemanann, seorang tokoh yang muncul pertama kali di buku ketiga. Bertolak belakang dengan Minke, Pangemanann ini adalah seorang antagonis. Meski dia menyebut Minke sebagai gurunya, dia jugalah yang punya pengaruh banyak atas hancurnya hidup Minke. Tapi disinilah letak menariknya buku ini: dengan tidak mengurangi bobotnya, cerita digulirkan dari sudut pandang tokoh jahat.
Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Jumlah halaman: 359
Penerbit: Hasta Mitra
Genre: fiksi
Selesai baca: 13/11/2012
Rate: 5/5
Review:
Buku ini merupakan buku terakhir dari seri Pulau Buru karya Pramoedya. Review seri-seri sebelumnya bisa dibaca di sini: buku pertama, buku kedua, dan buku ketiga.
Setelah di tiga buku pertama cerita digulirkan dari sudut pandang Minke, buku keempat ini mendadak mengubahnya menjadi dari sudut pandang Jacques Pangemanann, seorang tokoh yang muncul pertama kali di buku ketiga. Bertolak belakang dengan Minke, Pangemanann ini adalah seorang antagonis. Meski dia menyebut Minke sebagai gurunya, dia jugalah yang punya pengaruh banyak atas hancurnya hidup Minke. Tapi disinilah letak menariknya buku ini: dengan tidak mengurangi bobotnya, cerita digulirkan dari sudut pandang tokoh jahat.
Kamis, 08 November 2012
Pramoedya Ananta Toer - Jejak Langkah
Judul: Jejak Langkah
Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Jumlah halaman: 464
Penerbit: Hasta Mitra
Genre: fiksi
Selesai baca: 8/11/2012
Rate: 5/5
Review:
Buku ketiga dari 4 seri buku (kwaternarius) pulau buru ini memasukkan banyak tokoh-tokoh yang memiliki andil pada masa-masa awal pergerakan kemerdekaan. Mulai dari sang tokoh utama sendiri, Minke - tokoh yang sama di buku pertama dan kedua, yang mengacu pada tokoh pahlawan nasional Tirto Adhi Soerjo. Selanjutnya, ada Kartini (disebut sebagai gadis Jepara), Dr. Wahidin Sudirohusodo (disebut sebagai pensiunan dokter), Dr. Sutomo (disebut sebagai Tomo), Dewi Sartika,Tabri Thamrin (disebut sebagai Thamrin Mohammad Thabrie), dan Ernest François Eugène Douwes Dekker (disebut sebagai Douwager).
Minggu, 23 September 2012
If life were...
If life were... completely difficult,
then
everyone would need to concentrate very hard just for breathing;
everyone would require hours and hours of time just for saying one sentence;
everyone would regard a sound sleep for more than several seconds as highly luxurious;
everyone's survivability would be challenged every time they have their meal, by the food itself;
On the other hand...
then
everyone would need to concentrate very hard just for breathing;
everyone would require hours and hours of time just for saying one sentence;
everyone would regard a sound sleep for more than several seconds as highly luxurious;
everyone's survivability would be challenged every time they have their meal, by the food itself;
On the other hand...
Sabtu, 14 Juli 2012
Madame Guyon - Union with God
Title: Union with God
Author: Madame Guyon
Number of Pages: 117
Genre: spiritual, chistianity
Finish date: 09/07/2012
Rate: 4/5
Review:
Even though the author doesn't explicitly state that what's written in the book is coming from her personal experience, one can safely assume that this book pretty much describes Guyon's spiritual journey. So, in order to fully understand the context of the book, the reader needs to take a look at Guyon's personal life (Wikipedia's link is here).
Guyon's writings are somewhat controversial. They were considered as heresy by the Roman Catholic Church and Guyon was imprisoned for her publications. But, her teachings found popularity among the Protestants and even considered as classics. Hence, one needs to have an open mind in order to get the most from reading this book.
Author: Madame Guyon
Number of Pages: 117
Genre: spiritual, chistianity
Finish date: 09/07/2012
Rate: 4/5
Review:
Even though the author doesn't explicitly state that what's written in the book is coming from her personal experience, one can safely assume that this book pretty much describes Guyon's spiritual journey. So, in order to fully understand the context of the book, the reader needs to take a look at Guyon's personal life (Wikipedia's link is here).
Guyon's writings are somewhat controversial. They were considered as heresy by the Roman Catholic Church and Guyon was imprisoned for her publications. But, her teachings found popularity among the Protestants and even considered as classics. Hence, one needs to have an open mind in order to get the most from reading this book.
Jumat, 29 Juni 2012
J. K. Rowling - Harry Potter and the Prisoner of Azkaban
Judul: Harry Potter and the Prisoner of Azkaban
Pengarang: J. K. Rowling
Jumlah halaman: 317
Genre: fiksi
Selesai baca: 28/06/2012
Rate: 5/5
Review:
Meski tidak menjawab semua pertanyaan-pertanyaan dari review buku seri sebelumnya (review buku seri sebelumnya dapat dibaca di sini), buku ketiga dari seri Harry Potter ini terasa lebih utuh. Rasanya semua pertanyaan yang terlintas di sepanjang cerita dapat dijawab dengan tuntas.
Buku ini memberikan gambaran singkat kehidupan ayah Harry; baik ketika dia masih menjadi murid di Hogwarts: kepandaiannya, keahliannya mengendarai sapu terbang, pertemanannya; maupun masa-masa menjelang ajalnya: dikhianati oleh teman dekatnya, usahanya untuk mengamankan keluarganya dari Voldemort. Cerita dalam buku ini juga mempertemukan Harry dengan teman-teman dekat ayahnya. Dan yang diangkat sebagai judul adalah teman dekat ayahnya yang sekaligus juga menjadi godfather-nya.
Pengarang: J. K. Rowling
Jumlah halaman: 317
Genre: fiksi
Selesai baca: 28/06/2012
Rate: 5/5
Review:
Meski tidak menjawab semua pertanyaan-pertanyaan dari review buku seri sebelumnya (review buku seri sebelumnya dapat dibaca di sini), buku ketiga dari seri Harry Potter ini terasa lebih utuh. Rasanya semua pertanyaan yang terlintas di sepanjang cerita dapat dijawab dengan tuntas.
Buku ini memberikan gambaran singkat kehidupan ayah Harry; baik ketika dia masih menjadi murid di Hogwarts: kepandaiannya, keahliannya mengendarai sapu terbang, pertemanannya; maupun masa-masa menjelang ajalnya: dikhianati oleh teman dekatnya, usahanya untuk mengamankan keluarganya dari Voldemort. Cerita dalam buku ini juga mempertemukan Harry dengan teman-teman dekat ayahnya. Dan yang diangkat sebagai judul adalah teman dekat ayahnya yang sekaligus juga menjadi godfather-nya.
Kamis, 21 Juni 2012
Pramoedya Ananta Toer - Anak Semua Bangsa
Judul: Anak Semua Bangsa
Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Jumlah halaman: 353
Penerbit: Hasta Mitra
Genre: fiksi
Selesai baca: 21/06/2012
Rate: 5/5
Review:
Buku ini merupakan buku kedua dari 4 seri buku (kwaternarius) yang dibuat Pram ketika diasingkan di pulau Buru. Review buku pertamanya dapat dibaca di link ini.
Setelah terbiasa dengan gaya bahasa, plot, dan background budaya dari hasil membaca buku pertama, buku kedua ini terasa sangat berbobot. Kreatifitas, pengetahuan, pengolahan kata, pengaturan dialog, dan kemampuan menggulirkan cerita Pram sungguh sangat memukau. Keterbiasaan ini adalah salah satu faktor yang membuat nilai Rate naik menjadi 5 untuk buku ini, dari 4,5 untuk buku pertama.
Pengarang: Pramoedya Ananta Toer
Jumlah halaman: 353
Penerbit: Hasta Mitra
Genre: fiksi
Selesai baca: 21/06/2012
Rate: 5/5
Review:
Buku ini merupakan buku kedua dari 4 seri buku (kwaternarius) yang dibuat Pram ketika diasingkan di pulau Buru. Review buku pertamanya dapat dibaca di link ini.
Setelah terbiasa dengan gaya bahasa, plot, dan background budaya dari hasil membaca buku pertama, buku kedua ini terasa sangat berbobot. Kreatifitas, pengetahuan, pengolahan kata, pengaturan dialog, dan kemampuan menggulirkan cerita Pram sungguh sangat memukau. Keterbiasaan ini adalah salah satu faktor yang membuat nilai Rate naik menjadi 5 untuk buku ini, dari 4,5 untuk buku pertama.
Langganan:
Postingan (Atom)